Sabtu, 27 Februari 2016

"Cara Merakit Komputer"

Cara merakit Komputer bagi pemula dengan mudah. Bagi anda yang ingin belajar bagaimana cara merakit Komputer, berikut ini saya akan menjelaskan dasar-dasar penting dalam cara membangun sebuah komputer untuk pemula. Kalau tidak ingin repot-repot ya sebetulnya gampang saja Anda tinggal beli komputer baru dan urusan selesai. Tetapi di artikel ini saya ingin menjelaskan cara merakit komputer bagi pemula yang ingin belajar sendiri. Dasar ini akan sangat berguna untuk di kuasai jika kedepannya mungkin ada keinginan agar bisa merakit komputer sendiri secara lebih baik.

Apa saja bahan-bahan yang harus dipersiapkan dalam pekerjaan merakit sebuah komputer. Sebetulnya ada banyak sekali type dan jenis bahan-bahan yang bisa digunakan sesuai kebutuhan Anda. Namun disini saya hanya akan menjelaskan dasar penting dalam merakit komputer. Setelah Anda bisa melakukan ini, untuk kedepannya nanti anda bisa memilih sendiri alat-alat yang lebih bagus untuk membangun sebuah komputer yang hebat tentunya.




Bahan dan Alat-alat Untuk Merakit Komputer

  1. MAINBOARD/ MOTHERBOAR
  2. BATERAI BIOS
  3. POWER SUPPLY
  4. MEMORY (SDRAM,DDR1,DDR2,DDR dll)
  5. HARDISK (ATA, SATA)
  6. KABEL HARDISK (ATA, SATA)
  7. COOLER (KIPAS PROSESSOR, CPU)
  8. CD/ DVD ROOM (CD/DVD R/RW)
  9. KABEL DATA CD/DVD ROOM (ATA, SATA)

mainboard-cpu


Penjelasan untuk nomor yang ada di Mainboard:
  1. Tempat untuk prosesor (CPU) seperti: (Pentium 4, core two duo, dual core, amd x2 dll).
  2. Slot untuk Memory seperti: (SDRAM, DDR1, DDR2, DDR3, dll).
  3. Slot untuk kabel power 12 volt dari Power Supply.
  4. Slot untuk kabel cooler atau Kipas Prosesor (CPU)
  5. Slot untuk kabel power utama 24 pin dari Power Supply
  6. Slot PIN untuk tombol (Power SW, Riset SW, Hardisk Led, dan Power Led)
  7. Slot untuk kabel data Hardisk ATA
  8. Slot untuk kabel data Hardisk SATA
  9. Slot PIN untuk kabel data Front panel USB 1
  10. Slot PIN untuk kabel data Front panel USB 2
  11. Slot PIN untuk kabel Sound/ AUDIO Front Panel
  12. Slot untuk VGA Card (untuk kabel data ke Monitor tambahan)
  13. Slot untuk kabel data VGA On Board (untuk kabel data ke Monitor bawaan Mainboard)

Cara Merakit :
  1. Siapkan Mainboard, untuk contoh ini saya menggunakan motherboard merk Assus P5 GC-MX.
  2. Siapkan Prosesor pada contoh ini saya gunakan prosesor dari Intel Dual Core.
  3. Siapkan Memori di sini saya pake DDR 2.
  4. Siapkan Power Suply untuk contoh saya gunakan yang ada 450 watt.
  5. Siapkan Hardisk, kebetulan saya gunakan hardisk ATA untuk contoh saja, anda bisa gunakan hardisk merk baru seperti Hardisk SATA yang kapasitasnya lebih besar.
  6. Kalau mau pake VGA siapkan juga VGA Card seperti dari G-Force misalnya, tetapi kalau tidak ada juga gak apa-apa anda bisa menggunakan VGA default bawaan mainbord.
  7. Siapkan CD/ DVD Room kalau mau pake.
  8. Siapkan kabel data untuk Hardisk dan untuk CD/ DVD Room baik untuk ATA/ SATA tergantung jenis yang anda akan gunakan.
  9. Jika semuanya sudah siap selanjutnya mulai merakit.

Masukkan prosesor di tempatnya lihat gambar pada angka nomor 1, hati-hati menempatkannya pastikan prosesor terpasang dengan benar, lihat ada dua lekukan kecil dan harus pas pada posisi ketika Anda memasangnya. Jika sudah tutup dan tekan penguncinya lihat gambar berikut.

www.ceritablogger.com
Gambar 1
www.ceritablogger.com
Gambar 2
Selanjutnya adalah memasang memori, masukkan memori ke dalam tempatnya lihat nomer 2 pada gambar mainboard, hati-hati juga anda memasangnya jangan sampai terbalik karena bisa terbakar atau konslet.

www.ceritablogger.com
Pasang Memori
Tahap berikutnya adalah memasang Cooler atau kipas untuk prosesor ini penting agar suhu prosesor tetap stabil, sebab jika kipas pendingin ini tidak berfungsi bisa menyebabkan komputer mati secara otomastis atau restart. Disini saya hanya menggunakan Cooler CPU yang sederhana, jika ingin yang lebih bagus silahkan beli yang bermerk dan kualitasnya lebih bagus. Banyak di Toko Komputer berbagai jenis cooler yang bisa anda pilih sendiri. Hati-hati dalam memasang cooler ini, pastikan semua kakinya masuk  dengan benar di mainboard, dan pastikan semua kaki kipas terkunci dengan baik.
www.ceritablogger.com
Cooler/ Kipas pendingin prosesor (CPU)
www.ceritablogger.com
Pasang Cooler CPU
Setelah pemasangan kipas cpu selesai selanjutnya anda pasang semua kabel seperti kabel Power dari Power supply ke mainboar baik yang 24 pin ataupun yang 12 volt, lihat gambar nomor 3 dan nomor 5 pada gambar mainboard di atas.

Langkah penting berikutnya yaitu memasang Hardisk dan kabel Hardisk dari Mainboard ke Hardisk. Untuk menginsatall system Windows nanti. Pastikan PIN pada hardisk berada di slot Master. Juga jangan lupa memasang kabel Power dari Power Supply ke Hardisk, selengkapnya lihat pada gambar berikut.
www.ceritablogger.com
Hardisk bisa ATA/ SATA
www.ceritablogger.com
www.ceritablogger.com
Pasang kabel data ke Hardisk
www.ceritablogger.com
Slot untuk memasukkan kabel dari Hardisk ATA
www.ceritablogger.com
Pasang kabel Power dari Power Supply ke Hardisk

Sekarang anda tinggal memasang kabel Tombol Power, untuk tombol Riset, lampu Hardisk dan lampu Power. Pastikan anda pasang dengan benar untuk masing-masing fungsi, jika led hardisk atau power tidak menyala berarti anda memasang kabelnya terbalik.

www.ceritablogger.com
Pasang Kabel untuk tombol Power, Riset Led hardisk dan Led Power
Tahap berikutnya tinggal anda pasang kabel untuk Audio dan USB yang nanti letaknya ada di Front atau di bagian depan Casing CPU. Audio nantinya berfungsi jika Anda ingin menggunakan Headset misalnya atau bisa juga untuk Sound sytem yang langsung dari bagian depan komputer.
www.ceritablogger.com


Langkah terakhir tentunya adalah memasang Mainboard yang telah selesai di setting ke dalam Casing Komputer yang telah di sediakan sebelumnya. Jangan lupa untuk memastikan semua baut di Mainboard terpasang ke Cassing CPU dengan baik.


www.ceritablogger.com

Sampai di sini cara merakit komputer untuk tahap dasar sudah selesai, dan Komputer rakitan Anda siap untuk digunakan. Yang perlu anda lakukan selanjutnya adalah setting BIOS untuk Booting guna melanjutkan ke tahap berikutnya yaitu menginstall "Operating System" pada Komputer yang baru Anda rakit tersebut. Namun artikel penjelasan proses installasi Windows akan saya bahas di artikel terpisah selanjutnya. Sampai pada tahap perakitan dasar komputer ini, apabila sudah menguasainya dengan baik, ini akan memudahkan anda untuk bisa merakit sendiri komputer dengan spesifikasi yang lebih baik ke depannya.
Memang untuk setiap jenis mainboard dan prosesor, settingan dan posisi perangkatnya pasti tidak sama, sebab banyak sekali jenis dan type yang berbeda. Misalnya antara Intel dan AMD, namun ini adalah tahap dasar yang saya rasa penting untuk dikuasai terlebih dulu. Karena jika sudah menguasai tahap dasar merakit komputer ini, maka nanti akan sangat mudah bagi anda untuk merakit komputer meskipun dengan menggunakan mainboard dan hardware yang berbeda-beda. Semoga membantu dan bermanfaat.

Senin, 22 Februari 2016

Melakukan Backup Dan Restore Software

Backup dapat diartikan sebagai proses membuat salinan data sebagai cadangan saat terjadi kehilangan atau kerusakan data asli. Salinan data yang dibuat disebut dengan “data backup”. Manfaat dari proses backup diantaranya, mengembalikan kondisi suatu sistem komputer yang mengalami kerusakan atau kehilangan data, mengembalikan suatu file yang tanpa sengaja terhapus atau juga rusak.
Media Penyimpan Data (Storage)
Berbicara masalah proses backup tidak akan terpisahkan dengan masalah media penyimpanan data (storage). Setiap backup dimulai dengan pertimbangan tempat data backup akan disimpan. Data backup harus disimpan sedemikan hingga dapat teratur dengan baik. Keteraturan tersebut dapat berupa sesederhana catatan kertas dengan daftar cd-cd backup dengan isi datanya yang kita miliki atau dapat pula berupa pengaturan canggih dengan index komputer, katalog atau database relasional. Perbedaaan dalam penggunaan model penyimpanan data akan memberi manfaat yang berbeda. Pengambilan manfaat ini berkaitan erat dengan skema rotasi backup yang digunankan.
Pemilihan media penyimpanan data backup menjadi pertimbangan yang sangat penting dalam proses backup. Ada banyak tipe media penyimpanan yang dapat dipilih dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
Tape Magnetic
Tape magnetic mirip dengan kaset audio atau kaset video pita yang menyimpan data dalam pita megnet panjang yang berputar dari titik awal hingga titik akhir.
Hardisk
Keunggulan utama dari hardisk adalah waktu akses yang cepat, variasi kapasitas yang luas dan kemudahan penggunaan.
Optical Disk
CD dan DVD yang dapat direkam adalah dua pilihan yang ada dalam kategori ini. Namun, dengan semakin murahnya drive DVD dengan kapasitas yang cukup besar, pemilihan DVD sebagai media backup lebih menjanjikan daripada CD. Tentunya CD pun masih bisa digunakan untuk proses backup kelompok data yang lebih kecil.
Floppy Disk
Media pada masanya sudah mencukupi tuntutan penyimpanan data. Tapi, sekarang sudah tidak ada lagi alasan untuk menggunakan media ini, apalagi untuk keperluan backup. Dengan semakin besarnya file-file yang dimiliki orang seperti video, musik, hingga data sistem, merupakan hal yang tidak masuk akal menjadikan floppy disk sebagai pilihan.
Solid State Storage
Yang masuk dalam kelompok media ini ada banyak, diantaranya flash memory, thumb drives, compact flash, memory stick, secure digital cards, multi media card, dan seterusnya. Portabilitas adalah keunggulan sekaligus kelemahan media backup ini. Dengan portabilitasnya, data pada media ini sangat mudah dipindahkan termasuk berpindah ke tangan yang tidak seharusnya
Remote Backup Services
Media ini tidak berupa benda fisik yang nyata, namun berupa service atau layanan. Biasanya perusahaan penyedia jasa ini menyewakan ruangan penyimpanan data yang proses akses dan pengaturan data backup dilakukan melalui internet. Untuk segi keamanan, metode ini sangat menjanjikan. Tapi, untuk kondisi Indonesia dengan kualitas koneksi internetnya yang masih mengecewakan, masih memerlukan waktu untuk implementasi luas metode backup ini.
Manipulasi data
Dalam proses backup, data dapat disimpan dalam format apa adanya atau dapat pula dilakukan manipulasi untuk optimasi backup itu sendiri. Dua proses manipulasi yang biasa dilakukan adalah kompresi dan enkripsi. Kompresi memampatkan ukuran file untuk menghemat ruangan penyimpanan data. Enkripsi menjadi isu penting saat berkaitan dengan backup data yang bersifat penting dan rahasia. Enkripsi menyimpan data bukan dalam format asli namun telah disembunyikan dalam bentuk sandi-sandi algoritma tertentu. Dengan enkripsi hanya orang yang memiliki akses kunci enkripsi yang dapat membaca data sesungguhnya. Dengan mengimplementasikan pengamanan data backup melalui enkripsi akan memperlambat proses backup itu sendiri. Namun, nilainya tentunya sebanding bila data yang dibackup merupakan data yang sangat penting..
Restore data
Restore dan recovery adalah proses penting setelah backup. Backup akan menjadi sia-sia bila proses pengembalian dan perbaikan data sistem sulit dilakukan. Untuk mencapai tujuan ini ada beberapa pendekatan yang harus diperhatikan, yaitu proses backup harus dilakukan dengan aturan yang jelas, hindari membackup dengan sembarangan dengan tidak terstruktur. Selain itu, banyak software yang ada di pasaran (baik gratis maupun berbayar) yang memberikan kemudahan backup data. Dengan software yang sama biasanya proses restore dan recovery data akan lebih mudah dilakukan. Beberapa software backup memiliki fasilitas penjadwalan otomatis proses backup. Fitur ini sangat bermanfaat untuk digunakan karena menjamin proses backup selalu dilakukan dengan teratur.
Software backup biasanya telah menjadi fasilitas bawaaan beberapa sistem operasi. Misal Windows XP memiliki Ntbackup.exe, software bawaan Windows XP. Dalam beberapa kasus, penggunaan Ntbackup.exe sudah mencukupi untuk backup data.
Ntbackup.exe dapat diakses dari menu run, ketik: Ntbackup.exe. Dapat juga diakses dari start menu à accesesoris à System Tools à Backup. Seperti software-software windows lain,Ntbackup.exe sangat mudah digunakan, apalagi dengan fasilitas wizard yang disertakan. Proses restore data pun sama mudahnya. Tinggal ikuti saja langkah-langkah yang diberikan.
Cara Backup dan Restore Komputer
Tags: Hard Drive BACKUP and Restore, Complete Drive BACKUP and RESTORE,BACKUP and RESTORE Procedures, BACKUP and RESTORE Wizard
TIPS KOMPUTER DAN FREE SOFTWARE – Kali ini saya akan menjelaskan bagaimana cara BACKUP dan RESTORE data. Fungsi dari BACKUP dan RESTOREdata ini adalah pada saat sistem operasi kita mengalami permasalahan yang serius maka kita hanya mengembalikan backup sistem tersebut tanpa harus melakukan proses install ulang.
Cara BACKUP dan RESTORE ini tidak memerlukan software apapun, jadi fitur ini sudah tersedia langsung pada WINDOWS 7. Sebelum melakukan BACKUP dan RESTOREpastikan KOMPUTER anda dalam keadaan sangat baik agar proses RESTORE dapat mengembalikan sistem operasi anda seperti dahulu.
CARA BACKUP :
• Klik start, lalu pada computer pilih drive C: (tempat sistem operasi anda) lalu klik kanan. Pilih Properties => tools, kemudian klik BACKUP now.
• Selanjutnya pilih “Create a system image”. Setelah anda memilih”Create a system image” WINDOWS akan mencari lokasi dimana backup image ditempatkan. Anda bisa memilih dimana tempat backup yang anda tempatkan (harus berbeda dengan drive C: / drive sistem operasi anda). Anda juga bisa memilih tempat di DVD jika punya.
• Setelah proses diatas (lihat gambar) lalu klik next. Aplikasi akan mengkonfirmasikan sistem yang akan dibackup sebelum berlanjut ke langkah berikutnya (beri tanda centang apabila ingin melakukan backup, dan jika tida ingin melakukan backup, hilangkan centang). Klik next. Proses backup sedang berjalan, lamanya proses ini tergantung seberapa besar ukuran sistem operasi anda.
CARA MEMBUAT CD RECOVERY :
• Untuk menjalankan proses pemulihan hendaknya membuat CD RECOVERY yang akan membantu proses restore nantinya. Untuk itu kembali ke proses “Backup and Restore”. Pilih “Create a system repair disc” selanjutnya masukkan CD kosong ke optical drive. Klik next dan proses burn dimulai.
• Setelah proses selesai, Windows akan menampilkan jendela konfirmasi agar CD recovery siap digunakan dalam proses pemulihan
CARA RESTORE SISTEM
• Masukkan CD recovery ke optical drive, restart komputer. Atur boot agar dimulai dari CD/DVD ROM. Nantinya akan terbuka jendela “System Recovery Options”. Pilih “Restore your computer using a system image that you created” klik next.
• Silakan cari posisi dimana file backup dibuat. Secara otomatis, sistem yang ada ditempa dengan sistem operasi dari file backup. Tunggu proses selesai dan sistem akan kembali ke posisi sedia kala.
Catatan: Cara ini akan lebih baik jika anda melakukannya setelah proses install ulang dimana telah terpasang driver dan aplikasi standar.
Cara bacup dan restore pada windows XP
Ada beberapa area penting dari data sistem yang dapat menyebabkan masalah serius untuk sebuah komputer ketika mereka terkorupsi. Untuk kasus seperti ini, sangat penting untuk memiliki cadangan untuk semus file atau sebuah cara untuk kembali ke keadaan sebelumnya.
Registry adalah bagian pusat dari sebuah data sistem dan salah satu yang sering menjadi sebab permasalahan. Berisikan semua informasi mengenai software, driver, plugins, update, dan lain-lain. Setelah ratusan perubahan akibat dari penambahan software, dirubah atau dihapus, kerusakan dan kesalahan dalam pemasukan registry. Semua ini akan membuat komputer menjadi lambat atau bahkan menjadi tidak stabil.
Ada 3 cara untuk mencadangkan registry, dua diantaranya bersama dengan data sistem yang penting.
1.Mengekspor Registry Keys Tertentu
Jika anda akan membuat perubahan terhadap sebuah registry key tertentu, anda dapat mengekspor atau mengembalikan key ini.
Backup Klik > Start > Run, ketik > regedit dan klik > OK. Registry editor akan terbuka
Pilih key yang anda ingin cadangkan, klik kanan untuk membuka menu dan klik > Export
Masukkan sebuah nama untuk file REG dan simpan dalam sebuah tempat yang aman. Dengan cara yang sama anda dapat mengekspor sebuah cabang registry atau secara keseluruhan.
Restore
Untuk mengembalikan, cukup klik dua kali pada file REG dan akan secara otomatis mengganti registry yang ada.
2. Mencadangkan Keadaan Sistem
Windows XP Pro dan versi lainnya memiliki sebuah fitur backup internal, di mana dapat digunakan untuk mencadangkan data sistem yang penting, termasuk file Boot, database COM+ class registration, dan registry.
2.Backup
Klik > Start > All Programs > Accessories > System Tools > Backup Option.
Backup or Restore Wizard akan terbuka. Klik dan ganti menjadi > Advanced Mode dan buka > Backup.
Pilih file yang anda ingin cadangkan, dalam kasus ini > System State, di mana dapat ditemukan di bawah > My Computer.
Pastikan sebuah jalur menunjukkan di bawah > Backup media or file name. Jika bukan ini kasusnya, klik > Browse… dan pilih tujuannya. Anda dapat juga mengganti nama file yang dicadangkan. Lalu klik > Start Backup.
Sebuah layar akan menunjukkan data yang dicadangkan akan muncul. Ubah deskripsi backup dan buat perubahan lebih lanjut. Lalu klik > Start sekali lagi. Proses memakan waktu masksimum 5 menit.

 

Cara Membuat Bootable USB Windows Tanpa Software Apap





Bagi kamu pengguna netbook yang tidak dilengkapi dengan DVD-ROM, tentunya menginstall Windows melalui Bootable USB merupakan pilihan utama. Dari berbagai cara membuat bootable USB Windows, kebanyakan akan mengharuskan kamu untuk menggunakan software tambahan. Yup..cara tersebut memang mudah. Tetapi di tutorial ini WinPoin akan mengajarkan kepada kamu cara membuat bootable USB Windows tanpa menggunakan software apapun.
Pertama siapkan dulu USB flashdisk yang akan digunakan beserta file ISO installer Windows. Setelah itu tancapkan flashdisk di PC, dan setelah terdeteksi buka Run (Win + R) -> ketikkan diskpart -> Enter
 Cara Membuat Bootable USB Windows Tanpa Software Apapun

Window CMD diskpart akan terbuka, ketikkan list disk -> Enter
Cara Membuat Bootable USB Windows Tanpa Software Apapun

Lihat Disk berapa USB flashdisk kamu. Kamu bisa mengetahuinya dengan mudah melalui ukuran (size) flashdisk tersebut. Dalam contoh ini, USB flashdisk WinPoin adalah Disk 3.
Cara Membuat Bootable USB Windows Tanpa Software Apapun

Setelah itu, ketikkan select disk 3 (ganti 3 dengan ID dari urutan disk USB flashdisk kamu) -> Enter
Cara Membuat Bootable USB Windows Tanpa Software Apapun

Ketikkan clean lalu tekan Enter untuk menghapus partisi, file system, dan data yang masih tersimpan di USB Flashdisk. Pastikan proses cleaning diskpart tersebut berhasil.
Cara Membuat Bootable USB Windows Tanpa Software Apapun

Setelah itu ketikkan create partition primary -> Enter. Pastikan proses pembuatan partisi berhasil.
Cara Membuat Bootable USB Windows Tanpa Software Apapun

Setelah itu jadikan partisi tersebut sebagai active dengan cara mengetikkan active -> Enter. Pastikan partisi sudah berhasil di set sebagai active.
Cara Membuat Bootable USB Windows Tanpa Software Apapun

Format partisi tersebut dengan file system FAT32. Caranya cukup ketikkan format fs=fat32 label=febian quick -> Enter (ubah nama label dengan nama yang kamu inginkan)
Cara Membuat Bootable USB Windows Tanpa Software Apapun

Setelah berhasil, maka flashdisk kamu sudah menjadi partisi primary yang aktif dan bootable. Close window diskpart dengan mengetikkan exit.
Kini kamu tinggal mount saja file ISO installer Windows dan copy semua isinya ke flashdisk tersebut.
Cara Membuat Bootable USB Windows Tanpa Software Apapun
Cara Membuat Bootable USB Windows Tanpa Software Apapun
Cara Membuat Bootable USB Windows Tanpa Software Apapun

Setelah semua isi tercopy kedalam flashdisk, maka flashdisk tersebut siap untuk kamu gunakan untuk menginstall Windows.
Cara Membuat Bootable USB Windows Tanpa Software Apapun

Icon USB flashdisk itupun sudah bukan icon storage lagi, melainkan icon installer seperti ini
Cara Membuat Bootable USB Windows Tanpa Software Apapun

Dan ngomong-ngomong, kamu sudah berhasil membuat bootable USB Windows tanpa menggunakan software tambahan apapun. Selamat! :)

Jangan biarkan teman kamu kudet & kuper, bagikan info ini

Melakukan Perawatan PC dan Peripheral

A. Bahan atau peralatan untuk membersihkan komponen PC
1.   Penyedot Debu Mini :

Gambar 1.1 Penyedot Debu Mini

Penyedot debu lebih mudah dan lebihbersih dari pada kuas. Pada ujung penyedot debu mini dilengkapi dengan sikatdengan ukuran yang beragam dimaksudkan untuk menyesuaikan luassempitnya sudut-sudut pada komponen. Alat ini sangat tepatdigunakan untuk membersihkan rangkaian di mainboard dan di sudut-sudutcasing komputer.


2.   Kain Kering Atau Tisu dan Cairan Pembersih :



Gambar 1.2 Kain Kering Atau Tisu Dan Cairan Pembersih
Kain kering atau tisu digunakan untuk membersihkan kotoran cair yang mungkin akibat softdrink, tinta atau air hujan yang masih segar atau belum mengering. Kotoran cair sangat berbahaya jika tidak segera dibersihkan karena jenis kotoran ini dapat menghantarkan arus sehingga dapat mengakibatkan hubungan pendek atau kerusakan fatal pada komponen PC. Sedangkan Cairan pembersih digunakan untuk membersihkan noda atau kotoran yang sudah mengering seperti percikan dari tinta printer.


3.   Kuas :



Gambar 1.3 Kuas
Kuas merupakan peralatan yang digunakan untuk membersihkan debu atau sarang serangga. Selain itu kuas juga digunakan untuk membersihkan debu-debu yang menutup pada fentilasi casing. Kuas dapat juga digunkan untuk membersihkan motherboard dan sirip heatsink pada prosessor.

4.   Disk Cleaner :
Gambar 1.4 Disk Cleaner
Disk cleaner digunakan untuk membersihkan head dari diskdrive dari pengaruh debu atau kotoran yang menempel pada head floopy drive. Disk cleaner terdiri dari cairan pembersih dan floopydisk yang piringannya diganti dengan kertas tisu.

5.   CD Cleaner :
Gambar 1.5 CD Cleaner
CD cleaner bekerja utk menggosok bagian yang berdebu atau kotor dengan cairan pembersih dengan memanfaatkan putaran. Beda CD cleaner dengan disk cleaner hanya terletak pada bentuknya yaitu pada cd cleaner menggunakan sikat kecil atau sirip yang dipasang pada disk.

6.   Obeng :
Gambar 1.6 Obeng
Obeng merupakan peralatan penting bagi para teknisi komputer, karena dengan alat inilah teknisi mampu membuka dan melepas komponen dalam PC.

7.   Tang :
Gambar 1.7 Tang
Jenis tang untuk keperluan teknisi dalam melakukan perawatan komponen PC adalah tang cucut dan tang kombinasi. Tang cucut banyak digunakan untuk memegang kepala skrup atau jumper yang kecil. Sedangkan untuk tang kombinasi digunakan untuk memotong kabel dan keperluan lainnya.
 
B. Melakukan perawatan PC

Prosedur Pembersihan Komponen pada Periferal

1.   Casing :
Gambar 2.1 Casing
Casing adalah sebuah kekuatan dan keindahan sebuah komputer secara fisik terletak pada casing PC. Pada casing PC biasanya terdapat power supply, fan dan led indikator beserta saklar atau tombol-tombol power dan reset. Permasalahan yang sering terjadi dalam case komputer adalah debu yang terbawa oleh fan casing komputer itu sendiri atau sarang serangga.  Cukup dgn kuas atau dengan penyedot debu mini utk membersihkannya. Untuk bagian sudut terutama bagian depan perlu diperhatikan pengkabelan yang mudah lepas akibat hentakan terutama pada bagian kabel untuk tombol saklar. Pada bagian belakang yang perlu dibersihkan adalah pada bagian ventilasi atau tempat fan. Karena disinilah debu semua mengumpul akibat hembusan angin yang dibawa oleh fan.

2.   CD-ROM dan CD-RW :
Gambar 2.2 CD-ROM dan CD-RW
CD-Rom atau CD-RW merupakan alat yang digunakan untuk membaca dan menulis data ke CD. Masalah yang sering mengganggu pada CD-Rom dan CD-RW terletak pada optik atau lensanya. Langkah yang digunakan untuk membersihkan optic atau lensa dari debu atau kotoran lain adalah dengan menggunakan CD cleaner. Langkah-langkah pembersihannya adalah sebagai berikut: Operasikan sistem komputer, -> Masukkan CD cleaner,-> CD cleaner akan berputar dan sikat atau sirip yang melekat pada disk atau piringan akan menyikat optic atau lensa pada CD-Rom atau CD-RW.

3.   Hard Disk :
Gambar 2.3 Hard Disk
Hard disk merupakan komponen yang penting, karena sistem operasi dan semua program beserta data-data tersimpan dalam harddisk. Untuk perawatan hard disk dari sisi hardware, perlu ditambahkan sebuah fan untuk mengurangi panas pada hard disk (kecepatan 7200 rpm ke atas). Selain itu perlu diperhatikan pengaturan kabel data agar sirkulasi udara dapat berjalan lancar. Untuk perawatan mll software,dgn menggunakan  scandisk, dan disk defragmenter. Selain tool tersebut juga terdapat tool yang digunakan untuk melakukan low-level format. Low level format digunakan untuk melakukan konfigurasi ulang pada hard disk meliputi pengaturan head, cylender, dan sector. Low level format untuk merk Seagete mengggunakan SGATFMT4, Quantum menggunkan zerrofill atau zdisk, maxtor dengan mud dan untuk western digital dengan wd_diag. Scandisk adalah tool yang digunakan untuk memeriksa struktur file sistem, tabel lokasi file (file allocation table), dan dapat untuk mengetahui ada tidaknya bad sector. Scandisk akan berjalan dengan otomatis setiap start jika komputer tidak dimatikan dengan benar atau terjadi kegagalan listrik. Disk defragmenter adalah tool yang digunakan untuk mengatur struktur atau tata letak file sehingga akan mengurangi fragmentasi sebuah space hard disk. Disk defragmenter perlu dilakukan secara berkala hal ini akan meningkatkan performa sistem dan ruang hard disk.

4.   VGA Card :
Gambar 2.4 VGA Card
VGA card ( display adapter) adalah komponen komputer yang difungsikan untuk mengolah grafik untuk ditampilkan ke dalam layar monitor. Masalah yang sering timbul dalam VGA card adalah panas yang berlebihan, sehingga untuk mengurangi panas yang berlebihan perlu diperhatikan heatsink dan fan nya. Untuk membersihkan fan dan heatsink cukup dengan kuas kecil karena fan pada VGA card juga kecil, sehingga harus disesuaikan dengan ukuran fan nya. Selain itu VGA card sering bermasalah pada fan yang berisik atau berbunyi dengan keras. Masalah ini bersumber pada fan yang tidak kencang atau putaran fan tidak stabil. Selain itu juga dapat disebabkan dudukan fan yang tidak kuat sehingga tidak dapat menopang fan dengan baik. Untuk mengatasi hal ini dapat dilakukan dengan membersihkan, dan mengencangkan posisi fan dengan tepat sesuai dengan posisinya.

5.   Memori RAM :
Gambar 2.5 Memori RAM
RAM adalah memory utama PC dan bertindak sebagai media penyimpan sementara pada sistem. Semakin besar kapasitas RAM maka akan semakin cepat dan stabil program tersebut dijalankan. RAM yg masih beredar : EDO RAM (banyak dijumpai pada komputer lama dan mulai jarang ditemukan), SDRAM, DDR SDRAM, dan RDRAM.  Antara jenis-jenis tersebut berbeda bentuk fisik dan slot pad motherboard nya. Gangguan pada RAM terletak pada konektor atau kaki-kakinya, dimana jika RAM sering dilepas dan tersentuh oleh tangan dapat menyebabkan korosi bahkan RAM dapat rusak akibat listrik statis. Untuk membersihkan RAM dari korosi akibat sentuhan tangan dapat dilakukan dengan menggunakan cairan pembersih atau cukup dengan karet penghapus dengan cara menggosokan pada kaki RAM. Selain itu juga perlu diperhatikan pemasangan pada slot RAM, perlu dipastikan RAM tertancap dengan sempurna karena jika tidak, maka selain RAM tidak terdeteksi oleh sistem juga dapat mengakibatkan kerusakan RAM.

6.   Power Supply :
Gambar 2.6 Power Supply
Power supply berfungsi mengubah arus AC menjadi arus DC untuk didistribusikan ke berbagai macam komponen pada komputer. Daya power supply berkisar 150 watt sampai 350 watt. Untuk daya 150 watt sudah jarang dijumpai karena hanya digunakan untuk komputer yang sederhana tanpa banyak komponen tambahan. Sedangkan jika dalam sebuah komputer yang memiliki beberapa banyak komponen misal : CD-ROM, CD-RW, dan menggunakan banyak hard disk direkomendasikan menggunakan power supply 300 watt atau lebih besar. Perawatan yang perlu dilakukan untuk merawat power supply adalah dengan memperhatikan kelancaran fan pada power supply. Karena fan inilah yang mampu mengurangi panas pada power supply. Selain itu perlu ditambahkan sebuah alat yang sering disebut stabilizer tegangan, karena dengan alat ini akan meringankan kerja dari power supply sehingga akan mengurangi panas yang dikeluarkan oleh power supply.

7.   CPU (Central Processing Unit) :
Gambar 2.7 CPU
Komponen ini merupakan otak dari komputer, kecepatan dan kecerdasan prosessor tergantung dari kecepatannya ( dalam satuan hz). Kecepatan prosesor sangat berkembang dengan cepat sampai saat ini sudah mencapai 3.04 GHZ, bahkan lebih. Pendingin prossessor terdiri dari heatsink dan fan pendingin. Prosessor merupakan komponen yang paling panas sehingga perlu dimonitor setiap saat. Untuk perawatan pada prosessor adalah dengan memperhatikan tata letak fan sehingga udara dapat berputar dengan lancar. Kemudian perlu dipilih fan prosessor dengan putaran yang tinggi ( minimal 5400 rpm) dan juga perlu dipilih heatsink dengan bahan penghantar panas yang baik, seperti tembaga dan aluminium. Jika sering melepas prosessor jangan lupa untuk selalu mengoleskan silicon grease agar penghantaran panas lebih lancar